-->
  • Jelajahi

    Copyright © KIM Purwakarta
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Tukang Sendal Di Sadang Ciwangi Ditemukan Meninggal Dunia

    Admin
    Rabu, April 08, 2020, 17.51 WIB Last Updated 2020-04-19T04:50:11Z
    Salah satu kamar kontrakan di daerah Sadang Ciwangi Kecamatan Bungursari Purwakarta, kini di pasang garis Polisi
    Purwakarta - Ade Hildan (55) seorang warga pendatang dari Tasikmalaya, Rabu (8/4/2020) pagi, di ketemukan dalam keadaan meninggal di kontrakan milik Hanafi di Jalan raya Sadang Kampung Ciwangi RT 031/007 Desa Ciwangi Kecamatan Bungursari Kabupaten Purwakarta.

    Korban berprofesi sebagai penjual sendal keliling itu, merupakan warga Kampung Sukaraja Kabupaten Tasikmalaya itu, setiap hari keliling berjualan sendal ke daerah Pasawahan Purwakarta.

    "Biasanya kami berempat di kontrakan ini, namun yang dua orang lagi, pulang ke Tasik. Terkadang almarhum menjual dagangannya hingga ke daerah Karawang. Tadi malam almarhum sempat mengeluh nyeri pada dadanya dan meminta saya untuk mengerok, usai di kerok pagi hari sekitar Pukul 06.30 WIB, di dapatkan sudah meninggal dunia," sebut Jaenal Muksin (34) teman sekamar Ade yang juga sama warga Tasik, ketika di temui oleh KIM Kabupaten Purwakarta, di kontrakan.

    Sementara itu menurut Kapolsek Bungusari, Kompol H Agus Wahyudin, SE,.MM kepada FK KIM menyebutkan bahwa korban di duga meninggal akibat penyakit lain.

    "Pihak Kepolisian belum dapat memastikan apa penyebab kematian almarhum Ade, karena belum ada keterangan resmi dari pihak medis. Kemudian alamat lengkap almarhum Ade sesuai dengan KTPnya beralamat di Kota Tasikmalaya," ujar Kapolsek.


    Kapolsek menambahkan, setelah mengetahui kejadian tersebut, kasus tersebut kini di tangani oleh pihak Polres Purwakarta.


    "Pada pukul 09.10 WIB, Jenazah di bawa ke RS Bayu Asih, kemungkinan besar penyebab kematian korban adalah penyakit jantung," terang Kapolsek di kantornya.

    Mendapatkan informasi itu, Camat Bungusari, Muhamad Saripul Harom, S,. So berharap kepada masyarakat untuk tidak mengait-ngaitkan kematian warga pendatang tersebut dengan kasus COVID-19 yang pada akhir-akhir ini sedang merebak.

    "Kemungkinan besar orang tersebut meninggalnya dikarenakan kondisi tubuhnya yang memang kelelahan sehingga dia kena serangan jantung, jadi di minta untuk tidak melakukan justifikasi terhadap seseorang," pungkas Camat.


    Reporter: Yusup Bachtiar (KIM Kabupaten Purwakarta)


    Komentar

    Tampilkan

    Terkini